-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
Ibu Asyik BBM, Bayi Meninggal Tertimpa Bantal
Dari cerita Titi, kejadiannya sekitar pukul 11.45 tadi. Saat bapak bayi tersebut pulang dari tempat kerja untuk melaksanakan shalat Jumat, ia mendapati sang bayi sudah lemas tak bersuara seperti biasa. Sementara sang ibu tengah asyik menggunakan BlackBerry-nya di ruang tamu. Seketika itu juga sang bapak melarikan bayinya ke klinik untuk memeriksakan keadaan bayinya.
Namun malang, bayi itu sudah tidak bernyawa lagi walau masih terasa hangat. Hasil pemeriksaan dokter, jantung tak lagi berdetak, tidak ada suara paru, dan dipastikan pupil dari kedua matanya yang sudah melebar atau midriasis dan tidak adanya refleks cahaya dari pupil mata itu. Ini adalah salah satu tanda pasti kematian karena relaksnya otot siliaris pupil dalam bola mata.
"Saat datang ke klinik kami, bapak ini membopong bayinya didampingi sang ibu yang masih menggenggam BlackBerry-nya itu, setelah dokter menjelaskan semua keadaan yang ada, spontan sang bapak merampas BB istrinya itu dan melemparkan ke tembok klinik hingga hancur berantakan," tulis Titi.
Cerita miris tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dari pembaca JagoanBerita. Hanya dalam hitungan jam sejak diunggah sekitar pukul 12.00 sudah dibaca lebih dari 60.000 kali dan 75 komentar pada pukul 22.00. Rata-rata mengingatkan kembali kepada semua orang agar tidak lalai menggunakan teknologi.
Ada yang menyalahkan sang ibu. Tapi, ada juga yang tetap bersimpati dengan peristiwa yang menimpa keluarga tersebut. Bagaimana trauma psikologis sang ibu saat disalhkan oleh suami sebagai pneyebab kematian anaknya.
"Inalilahi wa innailaihi rojiun… Semoga ayahnya dberi ketabahan dan ibunya mendapat pelajaran yang berharga…," demikian salah satu komentar.
Di antara pembaca, ada pula yang menyangsikan cerita Titi bahkan menuding sebagai hoax karena tidak disertai rincian lokasi kejadian dan korban. Namun, menurut Titi, menjadi hak tempatnya bekerja untuk merahasiakan data pasien kecuali untuk kepentingan penyelidikan hukum. Titi merupakan salah satu penulis di Kompasiana yang akunnya terverifikasi.
Popular Posts
-
Video Mesum Pelajar SMP SMA Malang Turen Adegan Mesum di Ponsel Video Pesta Kelulusan . Malang - Dunia pendidikan di Kabupaten Malang kembal...
-
Thistles Tanaman berbunga ini tumbuh di alam liar di lapangan terbuka di seluruh Eropa. Dibedakan oleh daun runcing, tanaman ini dapat berf...
-
Video Vulgar Poonam Pandey Di Kamar Mandi Model Kontroversial India Video Perdana . Model kontroversial Poonam Pandey kembali menjadi pusat ...
-
Video Tragedi Pembantaian Mesuji (Youtube) Rekaman Petani Lampung DIbantai Sadis Oleh Aparat Polisi . Sebuah laporan mengejutkan datang dari...
-
Foto Bruno Mars Konser di Jakarta . Mungkin Foto Bruno Mars Konser di Jakarta ini dapat menghibur para penggemar Bruno Mars yang tidak bisa...
-
1. Larutan Penyangga Larutan penyangga atau larutan buffer adalah : Larutan yang mempunyai pH tetap dan mampu menahan pe...
-
1. Cyclops Shark (Hiu Mata Satu) Bentuknya mungil jika dibandingkan dengan saudaranya sesama hiu, yakni hanya 56 cm. Hanya ada satu mata d...
-
Video MESUM REMAJA cilacap Beredar LUAS !!! Setelah hari kemarin saya posting tentang Free Token Ninja Saga 194 Token with HSS dan Cheat TP...
-
As we all know that there are many subjects that students should study at school now, such as physics, chemistry, social study, statistics, ...
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
0 komentar:
Posting Komentar