Tampilkan postingan dengan label Materi Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Matematika. Tampilkan semua postingan

pengertian BRUTO, NETTO, TARA beserta rumusnya

BRUTO, NETTO, TARA


1.        Pengertian Bruto, Netto, Tara
a.    Bruto
Bruto adalah berat kotor yaitu berat suatu barang beserta dengan tempatnya.
b.    Netto
Netto adalah berat bersih yaitu berat suatu barang setelah dikurangi dengan tempatnya
c.    Tara
Tara adalah potongan berat yaitu berat tempat suatu barang

2.        Hubungan antara bruto, netto, tara
Bruto, netto dan tara adalah istilah-istilah yang berkaitan dengan berat barang. Bruto adalah berat kotor suatu barang yaitu berat bersih dan berat kemasan. Netto adalah berat bersih atau berat sebenarnya dari suatu barang. Sedangkan tara adalah potongan berat suatu barang, yaitu berat kemasan.

3.        Rumus hubungan antara bruto, netto dan tara
a.       Rumus untuk menghitung netto adalah sebagai berikut


Netto = Bruto - Tara
 
 


b.      Rumus untuk menghitung Bruto adalah sebagai berikut


Bruto = Netto + Tara
 
 


c.       Rumus untuk menghitung tara adalah sebagai berikut


 
 


d.  
Tara = Persen Tara x Bruto
 
Jika diketahui persen tara dan bruto, maka untuk mencari tara dapat menggunakan rumus sebagai berikut


e.       Rumus untuk setiap pembelian yang mendapatkan potongan berat (tara) adalah sebagai berikut
Harga Bersih = netto x harga per satuan berat
 
                                                                                                                

4.    Latihan Soal tentang bruto, netto dan tara
1.    Sebuah karung gabah bertuliskan Bruto = 73 kg dan netto = 71, 5 kg. Berapakah taranya?
Jawab:
Tara = Bruto – Netto
        = 73 kg – 71, 5 kg
        = 1, 5 kg
2.    Ibu membeli 5 buah kaleng susu. Di setiap kaleng susu tertulis netto 1 kg. setelah ditimbang ternyata berat seluruh kaleng susu adalah 6 kg. Berapa bruto dan tara setiap kaleng?
Jawab:
Bruto untuk setiap kaleng adalah:
Jumlah berat keseluruhan kaleng susu : jumlah keseluruhan kaleng susu
= 6 kg: 5
= 1, 2 kg
Tara untuk setiap kaleng adalah:
= bruto kaleng susu – netto kaleng susu
= 1, 2 kg – 1 kg
= 0, 2 kg
3.    Sebuah karung pupuk bertuliskan bruto = 47 kg, tara = 0,5 kg. berapakah nettonya?
Jawab:
Netto = Bruto – Tara
          = 47 kg – 0,5 kg
          = 46,5 kg
4.    Seorang pedagang membeli 2 karung gula pasir dengan berat seluruhnya 100 kg dan tara 2%. Berapa yang harus di bayar pedagang, jika harga 1 kg gula pasir    Rp7.500, 00 per kg.
Jawab:
Tara 2% =  x 100 kg
              = 2 kg
Netto = bruto – tara
          = 100 kg – 2kg = 98 kg
Jadi harga yang harus dibayarkan adalah
= netto x harga persatuan berat
= 98 kg x Rp 7.500, 00
= Rp 735.000, 00
5.        Lengkapi daftar berikut ini:
Bruto (Kg)
Netto (kg)
Tara (Kg)
132
130
47
3
34
1
421, 5
9

a.       Bruto = 132 kg, Netto = 130 kg
Tara = bruto – netto
        = 132 kg – 130 kg
        = 2 kg
b.      Netto = 47 kg, Tara = 3 kg
Bruto = netto + tara
          = 47 kg + 3 kg
          = 50 kg
c.       Bruto = 34 kg, tara = 1 kg
Netto = bruto – tara
          = 34 kg – 1 kg
          = 33 kg
d.      Netto = 421, 5 kg, tara 9 kg
Bruto = netto + tara
          = 421, 5 kg + 9 kg
          = 412, 5 kg
READ MORE - pengertian BRUTO, NETTO, TARA beserta rumusnya

SIMBOL BILANGAN DAN SEBUTANNYA

SIMBOL BILANGAN DAN SEBUTANNYA
Indonesia, Amerika, Prancis Inggris dan Jerman

Ada Yang Tau Cara Baca Rp. 907.045.178.203.465.897.599? [ www.BlogApaAja.com ]
Keterangan :

* Dalam APBN Republik Indonesia Dwita diganti dengan kata Triliyun
READ MORE - SIMBOL BILANGAN DAN SEBUTANNYA

sistem pengukuran metrix

Ada dua macam sistem pengukuran yang banyak dipakai di dunia. Sistem metrik atau Unit Sistem Internasional alias SI (Systeme International d’Unite) (isinya meter, kilometer, sentimeter; kilogram, gram; dan lain-lain), merupakan yang paling banyak dipakai. Di seluruh dunia, hanya ada 3 negara yang tidak memberlakukan satuan ini. Yaitu Amerika Serikat, Antartika, dan India. Amerika Serikat; seperti yang kita ketahui; ngotot mempertahankan sistem pengukuran imperial yang sebenarnya sudah rada kolot dan berbeda sendiri. Isinya ada inci (inch), kaki (feet), furlong, knot, lb, oz, quart, pint, dan banyak lagi satuan aneh yang faktor konversinya pun tak kalah anehnya (nanti kita bahas).
Sistem pengukuran (measurement) standar internasional
Sistem internasional ini menggunakan pengali berbasis desimal (10), yang memudahkan orang untuk mengkonversi satuan asal ke satuan yang diinginkan. Satuan untuk panjang adalah meter. Satuan untuk massa adalah gram. Sempat diperkenalkan juga sistem waktu dengan detik desimal, namun saat ini tidak berlaku lagi. Ada juga sejumlah satuan lain; antara lain untuk suhu (Kelvin), intensitas cahaya (Candela), dan arus listrik (Ampere).
Mulanya sistem pengukuran ini hanya dipakai oleh beberapa orang. Stevin memperkenalkan sistem ini pertama kali pada tahun 1586. Sekitar 1 abad kemudian, sekretaris jenderal London Royal Society yaitu John Wilkins; pada tahun 1668 menganjurkan penggunaan sistem metrik yang sederhana ini. Sejumlah ahli sains di penjuru Eropa seperti Gabriel Mouton, Christian Huygens, Gottfried Leibniz, dan Jean Picard juga berpendapat serupa. Sejak itulah sistem ini mulai luas dipakai di Eropa, kecuali di Kerajaan Inggris.
Selain itu, SI menggunakan sejumlah prefiks atau awalan yang menandai faktor pengali konversi. Misalnya kilo berarti 1000 kali. Deci berarti 1/10 kali. Mili berarti 1/1000 kali. Berikut ini daftar prefiks tersebut:
  • Tera- 1.000.000.000.000 kali
  • Giga- 1.000.000.000 kali
  • Mega- 1.000.000 kali
  • Kilo- 1.000 kali
  • Hecto- 100 kali
  • Deca- 10 kali
  • Deci- 1/10 kali
  • Centi- 1/100 kali
  • Mili- 1/1.000 kali
  • Micro- 1/1.000.000 kali
  • Nano- 1/1.000.000.000 kali
  • Pico- 1/1.000.000.000.000 kali
Sistem Imperial
Sistem imperial, yang dipakai oleh Amerika Serikat; adalah sistem yang menggunakan ukuran-ukuran “tak lazim” bagi kita yang berasal dari negara yang menggunakan sistem SI. Satuan yang dipakai antara lain inci-kaki sebagai ukuran panjang; lb-oz sebagai ukuran berat; knot dan mph sebagai kecepatan. Ada lagi seabreg satuan aneh untuk berbagai dimensi lainnya. Uniknya, sistem ini dulu bernama English Imperial. Ya, Inggris dulu sempat menggunakan sistem metrik ini dalam waktu yang cukup lama. Memang sistem ini pernah melewati tahap berliku-liku dalam usaha standarisasinya. Namun akhirnya negara Big Ben tersebut “menyerah” juga pada tahun 1995; setelah melihat seluruh penjuru dunia (baik dari sisi sains, pemerintahan, industri, dan lain-lain) telah beralih untuk memakai SI. Namun anehnya Amerika Serikat masih ngotot mempertahankannya sampai detik ini.
Mempelajari sistem imperial sama saja menambah masalah (menurut penulis). Kita mulai saja dari sistem panjang. 1 inch = 25.4 mm. 1 kaki = 12 inch. 1 yard = 3 kaki. 1 mil = 5280 kaki atau 1760 yard. Hah? Dalam sistem metrik 1 kaki = 304.8 mm. 1 yard = 0.9144 meter. Dan 1 mil = 1609.34 meter. Itu baru length international. Belum lagi nautical mile (yang anehnya bahwa mil laut dan mil darat tidak sama!), mile statue, furlong, fathom, cable, dan lain-lain yang angkanya tak kalah “aneh”nya. Untuk luas, mereka menggunakan satuan ekar (acre), di mana 1 acre = 4046 koma sekian meter persegi. Untuk volume, mereka membedakan volume cair dan solid (ya ampun).
Apa saja satuan yang mereka gunakan dan berapa faktor konversinya ke SI? Lengkapnya bisa dilihat di web http://www.tsn.co.il/info12.html. Namun di sini penulis tampilkan dua buah tabel konversi SI dan imperial.
info12a
info12b
Contoh konversi imperial dan SI:
1) Tinggi manusia
X: How tall is he?
Y: He is five feet ten inches!
Hah? Berapa cm-kah itu? Tinggi manusia dewasa di berbagai penjuru dunia, umumnya berkisar pada jangkauan 4 kaki 8 inci (142 cm) sampai dengan 6 kaki 4 inci (193 cm). Di luar itu, berarti termasuk ekstrim tinggi atau ekstrim pendek. Orang yang ekstrim tinggi misalnya pebasket Cina Yao Ming dengan 7 kaki 6 inci (229 cm) dan orang tertinggi di dunia dalam sejarah; Robert Wadlow; dengan 8 kaki 11 inch (272 cm).
ImperialSIImperial
SI
4’8”142 cm5’7”170 cm
4’9”144.5 cm5’8”172.5 cm
4’10”147 cm5’9”175 cm
4’11”150 cm5’10”177.5 cm
5’0”152.5 cm5’11”180 cm
5’1”155 cm6’0”183 cm
5’2”157.5 cm6’1”185.5 cm
5’3”160 cm6’2”188 cm
5’4”162.5 cm6’3”190.5 cm
5’5”165 cm6’4”193 cm
5’6”167.5 cm

2) Berat badan manusia
Berat badan dinyatakan dalam satuan st (dibaca stone), lb (dibaca pound) dan oz (dibaca ounce). 1 stone sama dengan 6.35 kg. 1 pound sama dengan 0.45 kg. Sedangkan 1 ounce sama dengan 28.35 gram. Kadang dipakai satuan 1 cwt (dibaca hundredweight), yang sama dengan 45,36 kg. Oh ya. Orang Indonesia sering menyebut ons sebagai 100 gram. Kesalahan yang sangat fatal, karena 1 ounce itu sendiri tidak sama dengan 100 gram melainkan 28.35 gram. Tidak ada ons juga dalam sistem metrik internasional, jadi satuan ons itu TIDAK ADA.
3) Suhu
Seperti yang pernah penulis bahas, Fahrenheit dipakai di Amerika Serikat; sedangkan Celsius dipakai di berbagai negara yang memakai sistem metrik; walaupun SI menetapkan Kelvin sebagai satuan standar untuk suhu. Konversinya dibahas di sini.
Oh ya. Pertanyaan di awal belum terjawab. Mengapa Amerika Serikat yang notabene-nya negara maju, tidak mau beralih ke SI? Tak jelas. Tampaknya Amerika Serikat belum siap menjalani perubahan radikal dari segi satuan dan hitung menghitung, walaupun mereka tahu mereka tengah dalam kesulitan besar. Atau Amerika Serikat ingin tampil beda, merasa dirinya superpower sehingga mereka pun sanggup mempopulerkan sistem imperial kembali? Hanya Amerika Serikat yang tahu
READ MORE - sistem pengukuran metrix

macam macam bangun datar beserta rumusnya

macam bangun datar

Jenis bangun datar bermacam-macam, antara lain persegi, persegi panjang, segitiga, jajar genjang, trapesium, layang-layang, belah ketupat, dan lingkaran.
Nama-nama Bangun Datar
  • Persegi Panjang, yaitu bangun datar yang mempunyai sisi berhadapan yang sama panjang, dan memiliki empat buah titik sudut siku-siku.
  • Persegi, yaitu persegi panjang yang semua sisinya sama panjang.
  • Segitiga, yaitu bangun datar yang terbentuk oleh tiga buah titik yang tidak segaris.. macam macamnya: segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, segitiga sembarang
  • Jajar Genjang, yaitu segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar.
  • Trapesium, yaitu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar.
  • Layang-layang, yaitu segi empat yang salah satu diagonalnya memotong tegak lurus sumbu diagonal lainnya.
  • Belah Ketupat, yaitu segi empat yang semua sisinya sama panjang dan kedua diagonalnya saling berpotongan tegak lurus.
  • Lingkaran, yaitu bangun datar yang terbentuk dari himpunan semua titik persekitaran yang mengelilingi suatu titik asal dengan jarak yang sama. jarak tersebut biasanya dinamakan r, atau radius, atau jari-jari.

Rumus bangun datar

Rumus Bangun Datar
  • Rumus Persegi
Luas = s x s = s2 ( Luas = ½ x diagonal (d) 1 x diagonal (d) 2, 'sudah dibuktikan' )
Keliling = 4 x s
dengan s = panjang sisi persegi
  • Rumus Persegi Panjang
Luas = p x l
Keliling = 2p + 2l = 2 x (p + l)
dengan p = panjang persegi panjang, dan l = lebar persegi panjang
  • Rumus Segitiga
Luas = ½ x a x t
dengan a = panjang alas segitiga, dan t = tinggi segitiga
Panjang sisi miring segitiga siku-siku dicari dengan rumus Phytagoras (A2 + B2 = C2)
  • Rumus Jajar Genjang
Luas = a x t
dengan a = panjang alas jajargenjang, dan t = tinggi jajargenjang
  • Rumus Trapesium
Luas = ½ x (s1 + s2) x t
dengan s1 dan s2 = sisi-sisi sejajar pada trapesium, dan t = tinggi trapesium
  • Rumus Layang-layang
Luas = ½ x diagonal (d) 1 x diagonal (d) 2
  • Rumus Belah Ketupat
Luas = ½ x diagonal (d) 1 x diagonal (d) 2
  • Rumus Lingkaran
Luas = π (pi) x jari-jari (r) 2
      = πr2
Sifat-sifat bangun datar
  • Layang-layang = terbagi atas 2 digonal yang berbeda ukurannya
  • Persegi = semua sisi-sisinya sama panjang, semua sudut sama besar, kedua diagonal berpotongan tegak lurus dan sama panjang.
  • Persegi panjang = sisi yang behadapan sama panjang, semua sudut sama besar
  • Belah ketupat = semua sisi-sisinya sama panjang, sudut yang berhadapan sama besar, kedua diagonalnya tidak sama panjang dan berpotongan tegak lurus.
  • Jajar genjang = sisi yang berhadapan sama panjang, sudut yang berhadapan sama besar
  • Lingkaran = memiliki simetri lipat dan simetri putar yang tak terhingga jumlahnya

Lain-lain

Satuan-satuan yang biasanya digunakan adalah :
Satuan Panjang: kilometer (km), hektometer (hm), Decameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), Milimeter (mm) dll } dan Satuan Luas :{ kilometer persegi (km2), hektometer persegi (hm2/ hektar), meter persegi (m2), dll
READ MORE - macam macam bangun datar beserta rumusnya

kumpulan angka romawi

Angka Romawi
.
I = 1
I = 1
II = 2
III = 3
IV = 4
V = 5
VI = 6
VII = 7
VIII = 8
IX = 9
X = 10
XX = 20
XXX = 30
XL = 40
IL = 49
L = 50
LX = 60
LXX = 70
LXXX = 80
XC = 90
VC = 95
IC = 99
C = 100
CD = 400
D = 500
DCL = 650
CM = 900
LM = 950
M = 1000
MCM = 1900
READ MORE - kumpulan angka romawi
 
Blognya Nack Camba © 2011 | Designed by Chica Blogger, in collaboration with Uncharted 3, MW3 Forum and Angry Birds Online