-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
-
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger Edit HTML and find these sentences. Now replace these with your own descriptions[...]
Mengungkap Tentang Hari Kiamat
Mengungkap Tentang Hari Kiamat Bagian Pertama
MENGUPAS KAROMAH AYAT KURSY
Menurut kalangan ulama salaf, ayat Kursy merupakan salah satu ilmu tertinggi dalam pencapaian derajat. Wilayah, karomah serta mu’jizatnya ansabul ilmi dengan suatu penafsiran, tidak ada ilmu lain yang menyamai akan rahmat serta salamnya. Karena ayatul Kursy tercipta sebagai suatu puncaknya alam, yaitu Arsy (langit ketujuh) dan sebagai ilmu teragung. Yang mana, Allah SWT menurunkannya pada seorang hamba yang agung pula, yaitu utusan akhiru zaman, Rasulullah Muhammad SAW.
Dari zaman ke zaman, ayatul Kursyi selalu dibaca oleh seluruh umat, misalnya dalam suatu tadarus Al-Qur’an, dzikir bersama, serta dalam upaya pendekatan diri kepada sang Khaliq. Dalam sebuah arti ritual, asma ayatul Kursy mempunyai suatu kunci sebagai pembukanya. Demikian menurut para masyaikh, mursyid serta para ahlul ghoib.Sebagai kunci ayatul Kursyi, adalah sanadnya, atau silsilah, tawassul serta hadoroh, karena dari Nabiyullah Muhammad SAW, ayatul Kursyi turun temurun dipegang oleh para khosois pilihannya. Hingga suatu karomah ilmu tersebut, tak pernah pupus sampai akhir zaman.
Runtutan ilmu ayatul Kursyi adalah sebagai berikut :
1. Tawasul,
2. Ayat Kursy,
3. Do’a,
Allohumma inni as’aluka bihakikal adzim,
Wabihakki nuri wajhikal karim,
Wabihakki hadzihil ayatis syarifah,
Wabihaibati hadzihil ayatis syarifah,
Wabi Manzilati hadzihil ayatis syarifah,
Wabifadli hadzihil ayatis syarifah
(antul himani ilman ladunian nafi’an waddunya wal akhiroh),
Inaka ala kulli syai’in qodir, wabil ijabati jadir. Wasolloha wasalam ala khoiri khol kihi muhammadin wa’ala alihi wasoh bihi wasallam walahamdulillahi robil ‘alamin.
Dalam suatu amaliyah, ilmu ayatul Kursyi terbagi menjadi 5, yaitu: 7 hari, 17 hari, 21 hari, 31 hari, dan 41 hari. Semua itu tergantung dari niatan dan keikhlasan dari seorang ritualis itu sendiri di dalam memilih arti tirakat di atas. Dan sebagai suatu kuncinya, maka, siapkanlah terlebih dahulu Buhur Ambar.
Karena buhur tersebut aroma wanginya sangat disukai oleh Naibiyullah Muhammad SAW, tak pelak, secara turun temurun buhur tersebut selalu dipakai para khosois ahli batin sebagai salah satu syarat dan sunnatur rosul.
Adapun Ayatul Kursy sendiri memiliki 10 macam keistimewaan, yakni:
1. Sarana pengasihan diri
Jika menginginkan suatu “raja asihan” ratu pelet jagat buana, baiknya lakukan dengan puasa BILA RUHIN (tanpa makan yang bernyawa) selama 7 hari atau 17 hari lamanya. Dan untuk menjadi “raja asihan” maka lakukanlah tata cara sebagai berikut;
- Sebelum melaksanakan ritual di atas, sebaiknya sholat hajat terlebih dahulu dua rakaat. Dan sesudahnya bakar buhur ambar sebagai suatu syarat sunnatur rosul.
- Baca tawasul terlebih dahulu. Baru kemudian baca ayatul Kursy sebanyak 41x diteruskan dengan doanya sebanyak 21x
- Setelah selesai ritual, bakar buhur ambar kembali, dan asapi kedua telapak tangan diatasnya sekitar 1 menit kemudian sapukan kedua telapak tangan tersebut ke wajah. Tentunya, cara ini sebagai suatu sarana magis pembuka aura ketampanan maupun kecantikan.
- Paling baik ritual dilakukan pada pukul 23.00.
2 . Ilmu pelet jarak jauh
Panah asmara bisa dibuktikan secara langsung hasilnya dengan ketentuan sebagai berikut:
Carilah daun nangka tunggal, tegasnya, daun yang hanya satu helai di dalam satu tangkai. Biasanya, daun jenis ini banyak terdapat pada tangkai buah nangka yang sudah tua atau akan matang serta berwarna agak menguning. Carilah daun itu sebanyak mungkin hingga sebuah ritual maha dahsyat pun siap dilaksanakan;
- Tulis nama lengkap orang yang akan dituju berikut nama orang tuanya di atas daun nangka tersebut.
- Bakarlah buhur ambar, dan asapilah daun nangka tersebut sambil dibolak-balik sekitar 1 menit.
- Bacalah tawassul terlebih dahulu, kemudian diteruskan dengan membaca ayatul Kursy sebanyak 121 x, lalu ditutup dengan doa sebanyak 41x.
Untuk pembuktian terkena atau tidaknya sasaran yang dituju, maka, celupkan daun nangka yang sudah dirituali ke minyak tanah, solar, atau bensin. Kemudian bakar! Jika daun terbakar habis, maka, ilmu pelet itu belum mengenai sasarannya. Tapi, bila hanya terbakar separuh, itu pertanda ilmu pelet telah mengenai sasarannya.
3 . Untuk media penyembuhan
Ambillah satu botol air mineral dengan tata cara sebagai berikut :
- Bakar buhur ambar
- Peganglah botol air mineral dengan kedua tangan.
- Bacalah sanad atau tawassul terlebih dahulu. Lalu mohonkan suatu kesembuhan pada sang Kholiq secara tulus dan ikhlas.
- Bacalah ayatul Kursy berulang-ulang, sambil pikiran terfokus pada air mineral tersebut sampai adanya suatu perubahan. Dengan kata lain, kita akan merasakan suatu hawa dingin pada air mineral yang kita pegang. Seolah air tersebut diberi es di dalamnya. Bila sudah begitu, maka, teruskan dengan membaca do’a sebanyak 3x.
4 . Memperlancar rizqi
Coba ikuti kiat berikut ini:
- Setiap usai sholat fardhu dawamkanlah ayatul Kursy.
- Tawassul (seikhlasnya) ayatul Kursy 11x dan doanya 7x, lakukan cara tersebut setiap hari. Insya Allah, suatu kerezekian maha dahsyat akan mengiringi hidup Anda.
5 . Zimat pagar ghoib
Pagarlah rumah atau tempat usaha Anda dengan sarana magis ayatul Kursy. Dengan cara sebagai berikut :
- Tulislah dalam sehelai kertas, dari tawassul ayatul Kursy hingga sampai kedoanya dengan tinta ja’faron super, dan tempelkan di atas pintu rumah. Niscaya akan aman dari marabahaya bersifat hitam.
6 . Azimat kerezekian
Sebagai penarik rizki 4 penjuru mata angina. Lakukan cara seperti No. 5 di atas. Dan masukkan azimat tersebut pada laci uang di toko/warung Anda. Insya Allah, suatu keberuntungan akan selalu menyertai.
7 . Sarana kecerdasan akal
- Ambil kemenyan Arab putih sebesar kuku anak-anak, masukkan kemenyan tersebut pada air susu panas.
- Bakar buhur ambar, lalu bacalah tawassul sebagai suatu kunci, kemudian diteruskan dengan membaca ayatul Kursy 3x, serta doanya 3x.
8 . Sarana penarik mimpi
Bagi muda-mudi yang sedang dilanda asmara, tentunya amatl ingin bila sang pujaan hati selalu memimpikan kita. Dan semua itu bisa terlaksana dengan suatu kiat sebagai berikut :
- Ambil satu daun sirih (langsung dipetik dari pohonnya), kemudian tulis nama yang akan dituju berikut nama kita sendiri di atas daun sirih tersebut.
- Bakar buhur ambar dan asapi daun sirih magis tersebut.
- Baca tawassul, lalu ayatul Kursy sebanyak 17x ditutup dengan doa sebanyak 7x. Setelah selesai letakkan daun sirih magis itu di bawah bantal untuk ditiduri. Niscaya, dalam hitungan jam, sang pujaan hati pun akan memimpikan kita.
9 . Selamat dari suatu masalah
- Ambil garam kasar yang masih murni, masukkan dalam segelas air putih. Kemudian tulis nama-nama orang yang bermasalah dengan kita, dan masukkan ke dalam air garam tersebut.
- Bakar buhur ambar dan asapilah air garam di atasnya sekitar menit.
- Baca tawassul seikhlasnya, lalu diteruskan dengan membaca ayatul Kursy sebanyak 21x, kemudian doa 11x.
- Buang air garam tersebut di depan pintu rumah kita. Niscaya orang yang punya masalah akan enggan atau malas menagihnya.
10. Sebagai sarana pengisian benda bertuah
Untuk spirituallis ilmu ayatul Kursy yang menginginkan suatu pengisian kedigjayaan ataupun lainnya, ada baiknya mengikuti cara sebagai berikut :
- Puasa bila ruhin (tanpa makan yang bernyawa) selama 17 hari.
- Setiap jam 23.00, sholat hajat 2 rakaat, sesudahnya bakar buhur ambar sebagai sarana dan sunnaturrosul.
- Baca tawassul seikhlasnya. Lalu baca ayatul Kursy sebanyak 121x, dan doanya sebanyak 41x, lakukan cara seperti di atas selama 17 malam berturut-turut.
- Sebagai sarana pengisian atau yang ingin diisi, ambil batu akik, kulit kijang, macan, gaman, dan lain sebagainya.
- Bakar buhur ambar dan asapi benda yang akan kita isi di atasnya + 5 menit, lalu masukkan benda tersebut pada segelas air putih.
- Baca ritual seperti diatas dengan hitungan ayatul Kursy sebanyak 21x dan doanya 11x, bila sampai di (….) hilangkan kalimat di dalamnya, diganti dengan tujuan pengisian.
Untuk membuktikan masuk atau tidaknya suatu pengisian, maka, lakukan cara sebagai berikut :
- Ambil benda yang sudah diisi. Lalu carilah kamar kosong dan tutup pintu kamar tersebut.
- Untuk penerangan, cukup nyalakan sebatang lilin dan letakkan di lantai.
- Mulailah duduk bersila + 1 meter dari nyala lilin.
- Fokuskan mata kita ke api lilin + 30 menit. Pada saat ini, mata jangan sekali-kali terpejam. Bila waktu sudah dianggap cukup, ambil benda yang barusan diisi dan tatap seperti halnya waktu menatap api lilin tadi. Bila benda tersebut memendarkan cahaya berkunang-kunang dan mempunyai warna hijau, kuning, putih, hitam maupun merah, semua itu sudah menandakan isian yang tadi dilakukan sudah masuk ke dalamnya. Dan itulah yang disebut dengan isian PAMOR MAGIS.
Demikianlah 10 keutamaan ayat Kursy menurut yang pernah penulis pelajari dari beberapa orang guru. Karena alasan teknis, memang ada beberapa bagian yang terpaksa penulis tidak beberkan dalam sajian ini. Semoga bermanfaat.
MENGUPAS KAROMAH AYAT KURSY Sumber::keongstyles.blogspot.com
MISTERI PULAU JAWA KUNO DI ZAMAN SWETA DWIPA
Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara, yang bertabrakan dengan lempengan sebelah utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya.
Konon, proses tersebut terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam. Anak benua yang di selatan sebagian terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau yang merupakan mata rantai gunung berapi. Gugusan pulau-pulau di Asia Tenggara, yang sebagian adalah Nuswantoro (Nusantara), yang pada zaman dahulu disebut Sweta Dwipa. Dari bagian daratan ini salah satunya adalah gugusan anak benua yang disebut Jawata, yang satu potongan bagiannya adalah pulau Jawa.Jawata artinya gurunya orang Jawa. Wong dari kata Wahong, dan Tiyang dari kata Ti Hyang, yang berarti keturunan atau berasal dari Dewata. Konon karena itulah pulau Bali sampai kini masih dikenal sebagai pulau Dewata, karena juga merupakan potongan dari benua Sweta Dwipa atau Jawata.
Mengingat kalau dulunya anak benua India dan Sweta Dwipa atau Jawata itu satu daerah, maka tidak heran kalau ada budayanya yang hampir sama, atau mudah saling menerima pengaruh. Juga perkembagan agama di wilayah ini, khususnya Hindu dan Budha yang nyaris sama.
Al kisah, dalam kunjungan resminya sebagai utusan raja, Empu Barang atau nama bangsawannya Haryo Lembusuro, seorang pandhito terkemuka tanah Jawa, berkunjung ke Jambu Dwipa (India).
Sesampainya menginjakkan kaki di negeri Hindustan ini, oleh para Brahmana setempat, Empu Barang diminta untuk bersama-sama menyembah patung perwujudan Haricandana (Wisnu). Namun, dengan kehalusan sikap manusia Jawa, Empu Barang menyatakan bahwa sebagai pandhito Jawa, dia tidak bisa menyembah patung, tetapi para Brahmana India tetap mendesaknya, dengan alasan kalau Brahmana dinasti Haricandana menyembahnya karena Wisnu dipercaya sebagai Sang Pencipta Tribuwana.
Dengan setengah memaksa, Empu Barang diminta duduk, namun sewaktu kaki Empu Barang menyentuh tanah, tiba-tiba bumi bergoyang (tidak disebutkan berapa kekuatan goyangannya dalam skal ritcher). Yang jelas, saking hebatnya goyangan tersebut, patung tersebut hingga retak-retak.
Memang, menurut tata cara Jawa, penyembahan kepada Sang Penguasa Hidup itu bukan patung, tetapi lewat rasa sejati, sehingga hubungan kawula dengan Gusti menjadi serasi. Itulah Jumbuhing Kawula Dumateng Gusti.
Orang Jawa melakukan puja-puji penyembahan kepada Gustinya langsng dari batinya, maka itu dalam perkembangannya disebut aliran Kebatinan atau perkembangan selanjutnya dikenal dengan istilah Kejawen, karena bersumber dari Jawa.
Bagi orang Jawa tentang cerita waktu bumi Jawa belum dihuni manusia, telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Dan salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu turun ke arcapada kawin dengan Pratiwi, dewi bumi.
Dalam pemahaman kejawen, hal itu disikapi dengan terjemahan, kalau Wisnu itu artinya urip/hidup, pemelihara kehidupan. Jadi jelasnya awal mula adanya kehidupan manusia di bumi, atas izin Sang Penguasa Jagad. Dewa perlambang sukma, manusia perlambang raga. Begitulah hidup manusia, raganya bisa rusak, namun sukmanya tetap hidup langgeng.
Kemolekan bumi Jawa laksana perawan rupawan yang amat jelita, sehingga Kerajaan Rum (Ngerum) yang dipimpin Prabu Galbah, lewat laporan pendeta Ngali Samsujen, begitu terpesona karenanya. Maka diutuslah dutanya yang pertama yang bernama Hadipati Alip.
Hadipati Alip berangkat bersama 10.000 warga Ngerum menuju Nuswa Jawa. Mereka dalam waktu singkat meninggal terkena wabah penyakit. Tak tersisa seorang pun. Lalu dikirimlah ekspedisi kedua dibawah pemimpinan Hadipati Ehe. Malangnya, mereka juga mengalami nasib sama, tupes tapis tanpa tilas.
Masih diutus rombongan berikutnya, seperti Hadipati Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Semuanya mengalami nasib sama, tumpes kelor.
Melihat semua itu, Prabu Galbah terkejut dan mengalami shock hebat. Akibatnya, sakit jantungnya kambuh. Dia kemudian jatuh sakit, dan dalam waktu tak lama mangkat.
Pendeta Ngali Samsujen, merasa bersalah karena nasehatnya menimbulkan malapateka ini terjadi. Akhirnya beliau mati dalam rasa bersalah. Tinggal Mahapati Ngerum, karena rasa setianya, dia ingin melanjutkan missi luhur yang dicita-citakan rajanya. Dia akhirnya ingat pada sahabatnya yang sakti bersanama Jaka Sangkala alias Aji Saka, yang tinggal di Tanah Maldewa atau Sweta Dwipa.
Habisnya para migran dari Ngerum ke Tanah Jawa itu, menurut Jaka Sangkala adalah karena hati mereka yang kurang bersih. Mereka tidak meminta izin dahulu pada penjaga Nuswa Jawa. Padahal, karena sejak zaman dahulu, tanah ini sudah ada yang menghuni. Yang menghuni tanah Jawa adalah manusia yang bersifat suci, berwujud badan halus atau ajiman (aji artinya ratu, man atau wan artinya sakti).
Selain penghuni yang baik, juga dihuni penghuni brekasakan, anak buah Bathara Kala. Makanya tak ada yang berani tinggal di bumi Jawa, sebelum mendapat izin Wisnu atau manikmaya atau Semar.
Akhirnya, Mahapati Ngerum diantar Aji Saka menemui Wisnu dan isterinya Dewi Sri Kembang. Saat bertemu, dituturkan bahwa wadyabala warga Ngerum yang mati tidak bisa hidup lagi, dan sudah menjadi Peri Prahyangan, anak buah Batara Kala. Tapi ke-8 Hadipati yang gugur dalam tugas itu berhasil diselamatkan oleh Wisnu dan diserahi tugas menjaga 8 mata angina. Namun mereka tetap menghuni alam halus.
Atas izin Wisnu, Mahapati Negrum dan Aji Saka berangkat ke tanah Jawa untuk menghadap Semar di Gunung Tidar. Tidar dari kata Tida; hati di dada, maksudnya hidup. Supaya selamat, oleh Wisnu, Mahapati Ngerum dan Aji Saka diberi sifat kandel berupa rajah Kalacakra, agar terhindar dari wabah penyakit dan serangan anak buah Batara Kala.
Kisah di atas hanya merupakan gambaran, bahwa ada makna yang tersirat di dalamnya. Wisnu dan Aji Saka itu dwitunggal, bagaikan matahari dan sinarnya, madu dan manisnya, tak terpisahkan. Loro-loro ning atunggal.
Maka itu, keraton Wisnu dan Aji Saka itu di Medang Kamulan, yang maksudnya dimula-mula kehidupan. Kalau dicermati, intinya adalah kawruh ngelmu sejati tentang kehidupan manusia di dunia, sejak masih gaib hingga terlahir di dunia, supaya hidup baik, sehingga kembalinya nanti menjadi gaib lagi, perjalanannya sempurna.
Singkat cerita, perjalanan ke tanah Jawa dipimpin oleh Aji Saka dengan jumlah warga yang lebih besar, 80 ribu atau 8 laksa, disebar di berbagai pelosok pulau. Sejak itulah, kehidupan di tanah Jawa Dwipa yang disebut masyarakat Kabuyutan telah ada sejak 10.000 SM, tetapi mulai agak ramai sejak 3.000 SM.
Sesudah kedatangan pengaruh Hindu, muncul kerajaan pertama di Jawa yang lokasinya di Gunung Gede, Merak. Rajanya Prabu Dewowarman atau Dewo Eso, yang bergelar Sang Hyang Prabu Wismudewo. Raja ini memperkuat tahtanya dengan mengawini Puteri Begawan Jawa yang paling terkenal, yakni Begawan Lembu Suro atau Kesowosidi di Padepokan Garbo Pitu (penguasa 7 lapis alam gaib) yang terletak di Dieng atau Adi Hyang (jiwa yang sempurna), juga disebut Bumi Samboro (tanah yang menjulang tinggi). Puterinya bernama Padmowati atau Dewi Pertiwi.
Dari perkawinan campuran itu, lahirlah Raden Joko Pakukuhan, yang kelak di kemudian hari menggantikan tahta ayahnya di kerajaan Jawa Dwipa atau Keraton Purwosarito, dan bergelar Sang Prabu Sri Maha Panggung. Lalu keraton dipindah lokasinya ke Medang Kamulan.
Penggantinya adalah putranya Prabu Palindriyo. Dari perkawinannya dengan puteri Patih Purnawarman, Dewi Sinto, lahir Raden Radite yang setelah bertahta dan bergelar Prabu Watuguung. Dia memerintah selama 28 tahun. Pemerintahannya mempunyai pengaruh kuat di Jawa Barat. Adalah kakaknya, Prabu Purnawarman yang membuat Prasasti Tugu, sebelah timur Tanjung Priuk dalam pembuatan saluran Kali Gomati, Prasasti Batu Tulis di Ciampea, Bogor.
Untuk menguasai Jawa Timur, Prabu Watugunung mengawini puteri Begawan Kondang, yaitu Dewi Soma dan Dewi Tumpak. Dia juga mengawini Ratu Negeri Taruma yang bernama Dewi Sitowoko.
Dalam pemerintahannya terjadi perebutan tahta dengan Dewi Sri Yuwati, saudara lain ibu (Dewi Landep). Dewi Sri Yuwati dibantu adiknya lain ibu, Joko Sadono (putera Dewi Soma). Akhirnya Prabu Watugunung berhasil dikalahkan, dan Joko Sadono menggantikan tahtanya dengan gelar Prabu Wisnupati, permaisurinya Dewi Sri. Kakak Dewi Sri diangkat sebagai raja Taruma, bergelar Prabu Brahma Raja.
MISTERI PULAU JAWA KUNO DI ZAMAN SWETA DWIPA Sumber::keongstyles.blogspot.com
TEORI KIAMAT MENURUT BEBERAPA PENDAPAT DI BIDANG ILMU FALAK (ASTRONOMI)
TEORI KIAMAT MENURUT BEBERAPA PENDAPAT DI BIDANG ILMU FALAK (ASTRONOMI) saya copas dari
sumber ::keongstyles.blogspot.com ==>>Popular Posts
-
Video MESUM REMAJA cilacap Beredar LUAS !!! Setelah hari kemarin saya posting tentang Free Token Ninja Saga 194 Token with HSS dan Cheat TP...
-
Intro 6.6 6.6 5.9 5.8 6.6 6.6 5.9 5.8 6.6 6.4h6 (2x) 6.2 6.2 5.5 5.4 6.2 6.2 5.7 5.5 5.4h5p4 (2x) pas masuk lirik awal 4.8 4.8 3.11 3.1...
-
Foto Bruno Mars Konser di Jakarta . Mungkin Foto Bruno Mars Konser di Jakarta ini dapat menghibur para penggemar Bruno Mars yang tidak bisa...
-
Materi Kimia Sifat-sifat Asam, Basa dan Garam Kata Kunci: asam dan basa, basa dan garam, zat kimia, zat-zat kimia Ditulis oleh Utiya Azizah...
-
Thistles Tanaman berbunga ini tumbuh di alam liar di lapangan terbuka di seluruh Eropa. Dibedakan oleh daun runcing, tanaman ini dapat berf...
-
Do you have any gold? Or Do you like to collect any gold? I hope you do because if we have gold, it will be pride for us. Having is not only...
-
As we all know that there are many subjects that students should study at school now, such as physics, chemistry, social study, statistics, ...
-
Setelah hari kemarin saya posting tentang AJAIB Boneka Barbie Bisa Melahirkan Bayi dengan Selamat dan Video Mesum Bokep Three Some 3 Some.3...
-
3.6,4.7,2.7,3.6,2.5, 2.5,2.7,2.5,3.7,2.7,2.5,3.6, 3.6,3.4,3.6,3.4,4.7, 4.7,2.7,2.7,2.7,2.5,2.4,2.5, 2.7,2.9,2.10,2.5,2.5 re...
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "